Tak Sekadar Small is Beautiful

1, August, 2002

APA yang membuat produk-produk handset terbaru laris di pasaran? Mengapa Anda tertarik pada handphone terbaru keluaran Nokia, Ericsson, atau Samsung? Selain karena dilengkapi dengan fitur-fitur terbaru yang fungsional, ciri utama yang mendominasi hampir seluruh produk-produk tersebut adalah ukurannya yang makin kecil dan tentu saja makin ringan.

Demikian juga dengan evolusi yang terjadi pada komputer pribadi (PC), mulai dari CPU-nya yang makin ringan hingga monitornya yang juga makin tipis. Hal yang sama juga terjadi pada komputer jinjing (laptop) yang makin hari makin tipis. Namun karena jari manusia tidak akan makin mengecil, ukuran laptop tampaknya tidak akan lebih kecil dari yang paling mutakhir — kecuali pengetikannya tidak lagi menggunakan keyboard, tapi menggunakan suara.

Ukuran yang makin kecil dan makin ringan akan menjadi favorit banyak orang dalam memilih mesin-mesin digital; bukan saja dianggap lebih praktis dalam penggunaan, tapi juga menghemat tempat mengingat makin mahalnya harga sewa rumah atau ruangan kantor. Ukuran yang mungil juga membuat tampilannya tidak terlallu demonstratif.

Gagasan untuk menciptakan produk-produk digital yang fungsional dan mungil ini menginspirasikan para kreator untuk menciptakan inovasi-inovasi baru. Dan semua orang yang kreatif berkesempatan untuk mewujudkan hal ini – hal ini bisa saja membuat perusahaan yang sudah berpengalaman akan tertinggal.

Symbian misalnya bukanlah nama yang dikenal luas, namun perusahaan ini cukup membuat Bill Gates menggigil di balik sweater gombrongnya. Merupakan sebuah joint venture antara Nokia, Ericsson, Motorola, dan Matsushita, Symbian diarahkan untuk memonopoli pasar sistem operasi untuk smart phone, handheld yang berbentuk ponsel tetapi juga memungkinkan Anda mengirim e-mail dan membrowse Web.

Logikanya sangat jelas: bagaimana kita tetap menjaga agar peranti-peranti ini tidak membuat kita jadi terbongkok-bongkok karena bebannya? Atau bagaimana menghindari akses yang memakan waktu hingga terasa begitu membosankan.

Konsepnya jelas: small is beautiful, kecil itu indah. Evolusi piranti keras di era digital sekarang semakin percaya bahwa ukuran yang makin kecil dan ringan akan menjadi pilihan yang disukai banyak orang. Robert Morris, Direktur Almaden Research Center dari IBM misalnya mengatakan bahwa timnya meyakini betul bahwa arloji PC akan menjadi komputer sandang yang paling mewah di masa depan.

Jika berbicara soal perubahan ukuran piranti sebenarnya ada hal lain yang tak kalah pentingnya: karena kita baru bicara soal fisiknya. Menurut teori fisika, piranti PC atau handphone adalah wujud fisik yang terbuat dari atom, sebagaimana benda-benda lain di alam ini juga terbuat dari susunan atom. Jika sarangnya tersusun dari atom, maka informasi, citra atau apa saja yang kita nikmati di layar komputer atau ponsel, sebenarnya tersusun dari bit (binary digit).

Menurut Nicholas Negroponte, profesor teknologi media dari MIT, bit itu tidak berwarna, berukuran atau berbobot, dan dapat bergerak dengan kecepatan cahaya. Bit merupakan unsur atomik terkecil dalam “DNA” informasi. Sebuah bit memiliki dua keadaan: on atau off, nyala atau mati, hitam atau putih, dst. Untuk tujuan praktis, sebuah bit disimbolkan dengan 1 atau 0, apa pun arti 1 atau 0 itu. Coba berhitung dengan angka 1 dan 0 dan hapus angka-angka lain, hasilnya: 1, 10, 11,100,101,111,dst. Angka-angka itu merupakan representasi biner dari angka 1, 2, 3, 4, 6, 7, dst.

Temuan inilah yang mengawali munculnya istilah digital. Perkawinan atom dan bit akhirnya memungkinkan membentangnya suatu realitas baru yang oleh seorang novelis fiksi ilmiah William Gibson disebut sebagai cyberspace (dunia maya). Realitas cyberspace ini pulalah yang membuat banyak gagasan lahir untuk merilis produk-produk digital bagi kehidupan manusia.

Gagasan-gagasan inovatif lain pun mulai bermunculan. Sistem nirkabel, teknologi tampilan canggih, dan berbagai peranti all-in-one akan tetap menjaga semua itu agar tetap berbentuk ultraportabel. Namun, nirkabel bukanlah sekadar untuk komunikasi jarak jauh. Standar industri baru yang disebut bluetooth memungkinkan semua peranti bergerak saling berkirim data melalui gelombang radio.

Di samping nirkabel, sensasi penting lainnya dalam masa depan komputasi bergerak adalah konvergensi. Konvergensi inilah yang pada akhirnya memungkinkan para kreator teknologi merancang produk-produk yang canggih dengan ukuran yang mungil. Tanpa konvergensi, tentulah hal itu tidak mungkin dilakukan; karena ukuran kecil saja tidak berarti apa-apa, jika tidak bisa difungsikan dengan baik.

Sebuah produk yang bagus memang tidak cukup berukuran kecil dan ringan saja, tapi haruslah fungsional, mudah dan ergonomis (nyaman) untuk digunakan. Karenanya, haruslah simpel pula – simple is beautiful.

Koran Tempo 07/Jul/2002   e-culture

One Response to “Tak Sekadar Small is Beautiful”

  1. lody Says:

    bagus bgt artikelnya.kebetulan saya sedang mencari artikel yang berhubungan dg ergonomis.dan wacana dari anda sgt memberikan informasi untuk saya.
    Punya artikel tentang keyboard komputer yang ergonomis?saya sedang mencarinya.mungkin ada pengembangan atau inovasi baru yang belum saya ketahui.

    thank you atas infonya.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: