Belilah Manfaat, Bukan Produknya

25, August, 2005

ADA fenomena yang menarik hati saya: saat ini banyak sekali media, khususnya majalah dan tabloid, yang diterbitkan khusus sebagai panduan belanja produk-produk teknologi. Yang dibidik semuanya: mulai panduan belanja gadget, seluler, hi-fi, komputer, game, kamera, video, hingga home theatre.

Apa artinya ini? Pertama, fenomena ini menunjukkan betapa perekonomian masyarakat dewasa ini sudah mulai membaik. Hal itu diindikasikan dengan daya beli masyarakat yang mulai pulih.

Kedua, apresiasi masyarakat terhadap teknologi juga mulai melegakan. Buktinya, mereka butuh informasi-informasi terbaru soal teknologi seperti yang bisa didapatkan di media-media tersebut.

Ketiga, masyarakat tidak mau lagi “beli kucing dalam karung”. Mereka ingin tahu dulu apa persisnya produk yang akan dibeli.

Pesan penting dari semua itu adalah pastikan dulu manfaat produk yang ada dibeli. Apakah sesuai dengan kebutuhan Anda? Atau hanya ikut-ikutan atau malah sekadar pamer?

Kalau Anda adalah seorang pengguna teknologi yang efisien, kesesuaian antara produk dan kebutuhan jelas akan membuat Anda semakin produktif. Bukan saja produktif dalam arti mampu membantu pekerjaan, tapi juga membuat Anda bisa menikmati produk tersebut dengan nyaman–jika teknologi yang dimaksud adalah perangkat hiburan.

Di sinilah arti penting tinjauan alias review produk bagi Anda. Anda bisa menimbang-nimbang produk mana yang cocok buat Anda: sesuai dengan kebutuhan dan terjangkau kantong.

Spesifikasi produk akan menggambarkan fungsi. Karena itu, yang harus Anda cari dan dapatkan adalah manfaatnya.

“Kami menjual manfaatnya, bukan produknya. Semua itu kami lakukan agar konsumen selalu setia pada produk kami,” ujar seorang praktisi dalam niaga peranti lunak kepada saya dalam sebuah kesempatan.

Namun, kalau Anda tergolong pengguna yang sekadar ikut tren atau malah untuk pamer, sesungguhnya Anda tidak membutuhkan panduan yang bernas tentang teknologi.

Terus terang, bukan untuk orang seperti Anda teknologi diciptakan. Sebab, sesuatu dinamakan produk teknologi bukan karena kecanggihannya, melainkan karena manfaatnya.
Anda beruntung jika berhasil mendapatkan produk yang canggih dan sekaligus bermanfaat.

— Koran Tempo, 3/7/2005

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: