Tahun Ini Kejayaan Situs Web

13, October, 2005

TIGA puluh tahun yang lalu, teknologi jaringan pintar ini belum ada, tapi kini pengguna Internet di dunia sudah mencapai satu miliar jiwa dari total 6,4 miliar jiwa penduduk dunia.

Demam Internet memang dengan cepat menulari masyarakat dunia. Pesatnya perkembangan perangkat keras, seperti komputer, laptop hingga perangkat genggam yang memiliki kemampuan Internet, dengan cepat mendorong pertumbuhan itu.

Menurut Internetworldstats.com, penetrasi akses Internet terbesar berasal dari Amerika Utara (68,1 persen), Oseania/Australia (52,8 persen), Eropa (37,4 persen), Amerika Latin/Karibia (12,9 persen), Asia (9,0 persen), Timur Tengah (8,2 persen), dan Afrika (2,7 persen).

Namun, dari segi jumlah pengguna, persentase pengguna Asia lebih tinggi (34,2 persen), disusul Eropa (28,5 persen), dan Amerika Utara (23,4 persen).

Bukan saja kemampuan penetrasi dan jumlah pengguna, pertumbuhan situs web juga sangat signifikan. Netcraft Secure Server Survey malah menobatkan tahun 2005 sebagai tahun kejayaan situs web.

Pasalnya, pada tahun ini, dunia maya kecipratan sekitar 17,5 juta situs web baru–jauh meninggalkan angka penambahan pada masa kejayaan dot-com tahun 2000. Bandingkan dengan angka penambahan pada 1998 (2,6 juta), 1999 (4,7 juta), dan 2000 (7,2 juta).

Netcraft Secure Server Survey mengungkapkan, pihaknya berhasil mengumpulkan 74.409.971 situs responden. Menurut situs survei tersebut, 17,5 juta situs baru telah hadir ke dalam dunia maya.

Jelas, angka itu belum termasuk situs blog, yang kini sudah mencapai angka 9 juta (menurut Business Week, 2 Mei 2005) dengan 40 posting setiap hari.

Situs web sebagai kantor atau kios maya di Internet memang telah menjadi identitas formal yang legal menyusul makin diterimanya transaksi online secara luas.

Internet memang tidak sekadar mengubah cara orang berbelanja dan berdagang, tapi juga mengubah cara orang berkomunikasi, menikmati hiburan, bertukar informasi, dan belajar.

Tak salah kalau dikatakan bahwa planet kita ini telah berubah menjadi Planet Internet. Pasalnya, setidaknya seperenam warga dunia telah masuk ke Internet dan mengambil manfaat darinya.

Selain jumlah pengguna dan intensitas penetrasi di setiap negara, jumlah situs web pun diperkirakan akan terus bertambah di masa yang akan datang.

Memang akan sulit dibayangkan kita bisa hidup di masa datang tanpa Internet…. (Koran Tempo, 9/10/2005)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: