Privasi, Blog, dan Cara Berpikir Kita

19, March, 2006

gadget_privacy.jpgMASIH adakah privasi di era Internet sekarang ini? Selain soal jarak dan waktu yang kini sudah pupus sejak diamuk revolusi digital, ada lagi yang segera terusik –untuk tidak dikatakan hilang sama sekali– yaitu privasi, segala sesuatu yang menyangkut pribadi, baik itu ketercerabutan identitas, maupun kenyamanan personal.

Selama ini, umpamanya, kita sengaja membuatkan sebuah kotak pos di pagar depan rumah agar tukang pos bisa menaruh surat di kotak itu. Ia tidak perlu harus masuk ke pekarangan rumah, mengetuk pintu, lalu menyodorkannya kepada yang membuka pintu.

Namun, sekarang, siapa pun bisa mengirim surat elektronik langsung ke mailbox di komputer di kamar Anda, tak peduli Anda kenal dengan si pengirim atau membutuhkan surat itu.

Ketidaknyamanan privasi di Internet ini sebetulnya dinikmati dalam bentuk lain oleh kalangan bisnis. Meskipun ada perjanjian bahwa data-data pribadi dalam aplikasi layanan gratis tidak akan diberikan kepada pihak lain, siapa bisa menjamin semua itu?

Sebetulnya ada peranti lunak yang mampu menjaga privasi semacam itu — dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Tapi masalahnya bukanlah terletak pada peranti lunak. Sebab, cepat atau lambat, secanggih apa pun peranti lunak yang digunakan, akan tetap ada orang mampu memorakporandakannya.

Meskipun pemerintah di sejumlah negara sedang menyiapkan undang-undang yang akan melindungi privasi di Internet, sesungguhnya tak banyak yang bisa diharapkan dari upaya itu. Sebab, yang terjadi sekarang ini adalah suatu gelombang besar perubahan.

Revolusi Internet, karenanya, harus diikuti oleh revolusi cara berpikir dan paradigma. Begitu banyak yang sudah berubah, termasuk keberadaan dan masa depan privasi. Yang paling mungkin dilakukan adalah mengubah persepsi kita mengenai privasi.

Sebetulnya masih ada beberapa cara yang bisa dilakukan, misalnya dengan biasa menggunakan identitas anonim, tidak terlalu fanatik pada suatu situs atau kelompok diskusi, serta memasukkan data-data pribadi yang fiktif dalam aplikasi layanan gratis di Internet. Namun, tetap saja langkah itu bukan jaminan–toh ada saja cara bagi pihak lain untuk melacak Anda.

Lalu? Hanya ada dua pilihan bagi Anda. Pertama, menganggap privasi sudah tak relevan lagi karenanya tidak perlu dirisaukan. Bahkan di layanan seperti blog dan Friendster, orang malah membeberkan profil mereka segamblang-gamblangnya. Para blogger bahkan dengan detail menceritakan apa yang mereka lakukan, pikirkan, dan hayalkan setiap hari–bahkan setiap jam–di blog-nya!

Atau masih ada pilihan kedua: Anda sama sekali tidak menyentuh komputer! Tinggalkan Internet! Privasi Anda dijamin aman, meskipun ongkosnya sangat mahal karena Anda harus kehilangan segudang ilmu dan manfaat dari Internet. Jadi tinggal pilih mau yang mana. [G!]

Koran Tempo, 19 Maret 2006 | e-culture

3 Responses to “Privasi, Blog, dan Cara Berpikir Kita”

  1. rendy Says:

    ada baiknya tulisan ini dilengkapi dengan masalah piracy….

    internet penuh dengan pembajakan… sebuah situs berita ternama di indonesia pun tak luput dari pembajakan berita..

    dan pembajakan artikel antar blog pun semakin marak… entah itu dengan alasan tugas kuliah atau cari popularitas…

    ada disclaimer pun, ternyata orang indonesia masih “bebel”

  2. thegadget Says:

    saya setuju dengan rendy, masalah piracy sangat memprihatinkan. nanti akan saya tulis secara khusus, karena tulisan di atas hanya fokus pada problematika privasi di era Internet. kasih masukan dong soal piracy itu…. punya data2nya?

  3. dodY Says:

    lhoo…. kok malah jadi piracy? hehehe🙂 kalo disuruh stop going online demi privacy yg lebih damai kayaknya saya paling ngga bisa deh. secara badan otomatis pegel2 kalo ngga online… hahaha *jayus*


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: