Kebiasaan Menulis di Blog (2)

23, April, 2006

Selanjutnya, yang harus diputuskan terlebih dulu adalah apa yang harus Anda tulis di blog. Ada banyak pilihan: jenis tulisan bisa puisi, humor, cerita pendek, kolom, analisis, ulasan, komentar, resensi dan lain sebagainya. Jenis tulisan di atas bisa berupa kombinasi beberapa jenis–jadi bisa sangat fleksibel.

Tapi yang harus fokus adalah topiknya. Apa yang ingin Anda tulis di blog? Apakah masalah-masalah politik, ekonomi, sains, teknologi, sastra, budaya, mode, seni, arsitektur, atau otomotif?

Meski tak perlu harus kaku dalam menentukan topiknya, makin spesifik topik yang Anda olah, semakin besar kemungkinan blog Anda cepat dikenal orang. Ini adalah strategi yang gampang bagi orang dalam mengidentifikasi blog Anda. Contohnya juga ada: blog yang populer di dunia, seperti Boing-boing (boing-boing.net) atau Engadget (engadget.com), adalah diari online dengan topik khusus.

Jadi, jika Anda memilih jenis tulisan seperti kolom atau artikel, mulailah menulis dengan standar yang umum. Sebenarnya tak ada bedanya menulis kolom atau analisis di media cetak atau blog: yang berbeda hanyalah medianya. Yang satu tercetak di kertas, satunya lagi hadir secara virtual.

Cobalah menulis topik yang sedang hangat dan kaitkanlah dengan topik atau minat yang ada di blog Anda. Jangan sampai "tidak ada angin tidak ada ribut" lalu Anda, misalnya, menulis tentang misi ke bulan. Jelas tak akan banyak orang yang tertarik untuk membacanya. Anda bisa memantau masalah-masalah aktual itu dari pemberitaan media massa atau isu-isu yang berkembang di "blogosfer".

Kedua, gunakanlah referensi. Baik untuk media cetak maupun blog, tulisan Anda harus menggunakan rujukan yang relevan: apakah bersumber dari buku atau artikel tertentu, ataupun dari pranala Internet.

Ketiga, lebih bagus lagi jika Anda juga menampilkan tulisan-tulisan dengan topik terkait di bagian bawah tulisan. Ini berguna bagi pembaca atau pengunjung untuk mengeksplorasi lebih dalam topik yang Anda bahas.

Keempat, cermati komentar-komentar yang menanggapi tulisan Anda di blog. Komentar-komentar itu bisa menjadi masukan untuk perbaikan atau penajaman versi teranyar tulisan Anda.

Nah, akumulasi semua itu akan membuat kemampuan menulis Anda menjadi semakin terasah. Blog memang menciptakan banyak sekali peluang bagi yang mau memanfaatkannya. [G!]

Koran Tempo, Minggu 23 April 2006 | e-culture

One Response to “Kebiasaan Menulis di Blog (2)”

  1. buddy Says:

    mas.. aq dah bikin blog tapi sebenernya ya ga tau bg si..trus aq masih bingung mo ngapain aj di blog aq plis kasih saran2nya ya mas…thanks b4


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: