Blog Menteri Perumahan Rakyat

1, September, 2006

yusuf_blog.jpg

Satu lagi menteri Indonesia yang punya Blog: Menteri Negara Perumahan Rakyat Yusuf Ansy’ari. Ditulis dalam dua bahasa, Bahasa Indonesia dan Inggris, blog ini sudah punya dua posting baru. Ini adalah Blog menteri kedua setelah Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono.

Selamat datang di Blogosfer, Pak Menteri!

14 Responses to “Blog Menteri Perumahan Rakyat”

  1. IMW Says:

    Di beberapa media dan blog asing, http://www.presidensby.info sering juga disebut blog🙂 Hanya tampaknya para blogger Indonesia (saya kurang begitu suka dg istilah blogger Indonesia, sebab siapa saja bisa disebut ini) belum bisa menerimanya, karena tidak ada “embel-embel” fitur yg biasa ada di blog.

    Soal blog, apakah kita berfokus pada definisi berdasarkan konten, atau format/fitur ? Yang menarik adalah amati link antara blog/situs pemerintahan. Apakah saling melink dengan baik dan benar. Apakah situs Kedutaan melink dengan benar ke situs-situs badan pemerintahan lainnya ?

  2. Pujiono Says:

    pasti menteri ini tidak mendengarkan saran dari penasehat presiden bidang teknologi dan informasi bahwa blog adalah tren sesaat saja. kekekekkkkekkk….

  3. thegadget Says:

    Betul, mas, sepanjang sebuah web tidak menggunakan salah satu software blogging, tentu tidak bisa disebut blog. Kalau dari sisi content, sejatinya mungkin sama, hanya saja blog menuntut sejumlah etika dan seni dalam membuat link, kutipan, trackback, dll.

    Saya pribadi merindukan semakin banyak public-public figure — salah satunya, para menteri — yang ngeblog.

    Btw, kalau istilah “blogger Indonesia” kurang disukai, bagusnya apa dong?

  4. IMW Says:

    Sebetulnya patokan hanya menggunakan software blogging ini mirip dengan menggolongkan bukan email kalau tidak pakai SMTP🙂 atau tidak memakai Outlook. Padahal email bisa saja tanpa SMTP (inget FIDONET). Saya sendiri lebih suka memakai definisi yang lebih melihat content (merupakan log atau catatan yang dirunut secara kronologis), terlepas apakah dg program blogging yg dikenal (wordpress, drupal, nanonblog, dsb yg ndak mungkin kita jadikan landasar).

    Jangan sampai menggolongkan bukan blog karena tidak dihosting di provider layanan blog (blogsome, blogspot) atau karena tidak menggunakan wordpress dan sebagainya.

    Beberapa tulisan yang mungkin bisa jadi masukan
    Survei blog
    http://sydney.indymedia.org/node/37892
    Thesis tentang blog
    http://elmine.wijnia.com/weblog/archives/wijnia_understandingweblogs.pdf
    OpenSource democracy
    http://www.rushkoff.com/demos.html

    Ada lagi koleksi paper di CACM khusus membahas fenomena blog, kalau tertarik japri saja ya🙂 soalnya tidak bisa saya letakkan bebas.

  5. harry Says:

    Welcome Pak Menteri 🙂 Blog on !

    Mudah2an makin banyak pejabat yang blogging == membuka jalur interaksi 2 arah dengan rakyat (amin)

    btw; menarik juga soal “blogger Indonesia” (menunggu lanjutannya)

  6. IMW Says:

    Blogger Indonesia ? Siapakah dia ? Yang menggunakan layanan blog dari penyedia layanan blog ? Yang memiliki blog atau tulisan dalam format blog ? Atau siapa saja yang mengaku blogger Indonesia ?

    Tapi saya lebih tertarik mengamati trend pengguna Indonesia yang menyukai multiply sebagai saingan P2P untuk tukar-tukaran lagu. Lumayan buat menghilangkan kangen mendengar lagu Indonesia atau lawak Indonesia.

    Di antara layanan blog, tampaknya blogspot memiliki posisi agar di”tasbihkan” sebagai blogger. Multiply memiliki posisi bagi mereka yang ingin punya “homepage” dengan fasilitas blog, market dssb dan yang pasti buat tukar-tukaran lagu.

  7. enda Says:

    pak made, pak SBY posting secara personal ga di presidensby.info? kalo memang iya maka tentu tidak diragukan lagi kalo memang presidensby.info adalah sebuah blog

  8. IMW Says:

    Menurut saya blog tidak harus dilakukan/diisikan secara personal oleh orang itu sendiri. Bisa juga dilakukan oleh orang lain sebagai catatan terhadap yang dilakukan oleh orang itu. Ini juga yang membedakan dengan buku harian🙂

    Namanya juga log book (atau bhs Jermannya protokol), log ini khan bersumber dari tradisi catatan kapten kapal yang juga tidak harus dia tulis sendiri. Bagaimana kalau saya membuat blog yang mencatat secara otomatis (via program, dan sensor, kamera) terhadap apa yang saya lakukan sehari-hari. Bukan saya secara personal yang menulisnya karena alat yang melakukannya. Apakah ini tidak disebut log (atau blog) dalam hal ini ? Hal itu do-able saat ini. Justru itu saya lebih berpusat kepada “content” ketimbang, tool, atau siapa yang melakukannya.

    Apa bedanya dengan buku harian ? jelas berbeda, log memiliki karakteristik dipublikasikan (dibaca oleh pihak lain), sedangkan buku harian tidak memiliki karakteristik tersebut dari awal (walau dalam perkembangnya bisa menjadi lain, misal buku harian Anne Frank)

    OO – Omong-omong (saya sekarang lebih suka menggunakan OO alih-alih BTW), dari situs sby sebetulnya yang paling diharapkan rakyat banyak adalah informasi ditail tentang peraturan, informasi perencanaan, laporan, dan kegiatan (transkrip pidato dll) dari pejabat pemerintahan.

    Pertanyaan saya, apakah ada tim situs pemerintahan lain yg secara rutin memeriksa komentar yang masuk ?

  9. max Says:

    Dengan bergabungnya para petinggi negara di dunia perbloggeran, saya kira sebagai angin segar bagi negeri ini menunggu dukungan penuh pemerintah terhadap akses internet murah meriah bagi rakyatnya. Kita patut iri, di Australia saja, dari 22 Juta penduduk negeri itu, 37% rumah tangganya punya akses internet. Bagaimana dg negeri ini? Bila saja internet bukan lagi barang mewah untuk kalangan bawah, saya yakin interaksi petinggi negara dengan rakyatnya bisa difasilitasi melalui blog. Dengan begitu, aspirasi mereka bisa langsung disikapi oleh beliau2 itu…

    (Salam kenal da Budi…)

  10. adjie Says:

    Wah kalau di Perancis Internet lebih Murah lagi, 30 euro udah dapet 24MB, dapat 400 Channel televisi dan Free Telepon untuk PSTN. Apa Perancis dan Australia mau jadi pembanding mas ? hehehhe.

    Internet ngga akan murah kalau orang indonesia boros, lah wong isi kontenya kebanyakan masih out going ke luar semua koq, jadi seberapa lebar pintu intenet di buka yaa ISP nya bobol juga karena traffic nya masih gede yang ke LN. Lagi pula Infra struktur indonesia emang udah ada ? kalau pun ada masih di Pulau Jawa, yang penting sich sekarang bisa kenyang makan dulu mas, kalau kebutuhan primer spt ini udah cukup, baru deh ngomongin internet. survey membuktikan 80% pengguna internet Indonesia menggunakan internet pada saat jam kerja menggunakan fasilitas perusahaan dan universitas, bukan karena internet masih mahal, cuman banyak orang indonesia yang mau nya untung sendiri, bener ngga ?


  11. […] Recent Comments adjie on Blog Menteri Perumahan Rakyatmax on Blog Menteri Perumahan RakyatIMW on Blog Menteri Perumahan Rakyatenda on Blog Menteri Perumahan RakyatIMW on Blog Menteri Perumahan Rakyat […]


  12. […] Happy Blogging, Housing Minister! Another Indonesian minister has started blogging. Yusuf Ansy’ari, Minister of Housing, just started blogging about the passing of his mother on August 28. His second post is more serious: about urban development. Both posts are written in Bahasa Indonesia. But according to Budi Putra, from whose blog this news comes from, the Minister plans to blog bilingual. If it’s true, it’d be beneficial and accessible for international community and foreign governments who mostly understand English. Happy blogging, Minister. Hopefully other Indonesian ministers will follow suit sooner rather than later. PS: Comments are welcome in any of the following languages: English, Arabic, Bahasa Indonesia, Jawa & Madura.========================Blog: short of weblog is a web page containing structured data that is updated on a regular basis. RSS: An RSS feed is a regularly updated XML document that contains metadata about a web source and the content in it. Courtesy: blogs.MIT.edu […]


  13. akhirnya aku ketemu pula alamat blog milik orang yang tulisannya di Kortem suka kubaca… salam buat qaris, elik dan jobpie ya, bos. ‘lam kenal

  14. gugus Says:

    Lho mana situsnya Kementrian Perumahan ? Jangan ngeblog sendiri Pak Menteri, situsnya Kementrian Perumahan ya juga dibangun. Jangan mbangun rumah susun melulu !


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: