Menyadari pentingnya pendidikan sebagai pondasi tumbuhnya masyarakat yang kuat dan positif, Cisco Systems memperkenalkan Cisco Connected Learning, cetak biru teknologi yang menyediakan pendidikan abad ke-21 dengan memanfaatkan jaringan Internet Protocol (IP) terkonvergensi untuk kegiatan belajar mengajar.

Informasi berikut ini merupakan beberapa contoh dari implementasi solusi Cisco yang sukses di bidang pendidikan.

Studi Kasus 1:

Broward County School District di Amerika Serikat menyediakan program yang disebut Hospital Homebound Program di mana para siswa cukup menekan nomor telepon untuk mengikuti kelas beserta satu orang guru bersama siswa lainnya.

Broward juga menyediakan program lainnya yang serupa yang disebut Expulsion Abeyance yang menyediakan kelas virtual untuk para siswa yang terancam drop out dan lantas memberikan mereka kesempatan untuk kembali mengikuti pendidikan reguler jika lulus dalam program tersebut dalam waktu satu tahun.

Broward mengimplementasikan solusi Cisco Unified Meeting Place dalam menjalankan kedua program tersebut, memungkinkan aktivitas seperti web conferencing untuk pertemuan penting dan respon terkoordinasi dalam mengantisipasi bencana alam.

Studi Kasus 2:

Florida LambdaRail, bagian dari jaringan penelitian tingkat regional National Lambda Rail (NLR) di Amerika Serikat, mengimplementasikan solusi jaringan optik dari Cisco Systems yang menyediakan platform hemat biaya untuk penelitian tingkat lanjut sekaligus fasilitas data optik terdedikasi di seluruh penjuru Florida, memungkinkannya untuk terhubung dengan para peneliti yang tersebar di 10 negara bagiannya.

Solusi tersebut membantu FLR menghadirkan platform yang tidak hanya berkinerja tinggi yang diperlukan untuk aplikasi akademik, tapi juga memiliki fleksibilitas untuk mendukung berbagai jenis lalu lintas data dalam jaringan. [G!]

Advertisements

IBM merilis sebuah penelitian penting yang mengungapkan berbagai tren dan inovasi utama yang akan mendefinisikan industri perbankan global di tahun 2015.

Penelitian ini, “Banking 2015: Defining the Future of Banking” meramalkan tren di dunia perbankan untuk menciptakan sebuah wawasan unik terhadap kekuatan persaingan yang akan dihadapi dunia perbankan di dekade yang akan datang. Penelitian ini juga menyoroti bisnis baru dan inovasi teknologi serta tren sosial yang akan mengubah bentuk transformasi industri.

Survei ini, dilaksanakan oleh unit penelitian pasar IBM, The Institute for Business Value, bertepatan dengan terjadinya perubahan pesat yang didorong teknologi informasi baru, regulasi global dan pasar-pasar baru di Asia, Eropa Timur dan Amerika Selatan yang mencapai tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 7,1% dari tahun 2000 hingga 2015. IBM memprediksikan dirinya akan mencapai tingkat pertumbuhan sebesar 7,6%.

IBM menemukan bahwa akan timbul lima tren utama yang akan menentukan keberhasilan pasar di tahun 2015:

  • Nasabah yang memegang kenali. Para nasabah akan menjadi pengguna layanan keuangan yang cerdas, terinformasi dan handal. Mereka akan tertarik hanya pada penyedia layanan yang dapat memenuhi kebutuhan mereka yang spesifik.
  • Pesaing ceruk khusus. Pengkonsolidasian pasar akan tetap berlangsung, sehingga bank-bank besar akan semakin besar. Namun, mereka akan menghadapi pesaing-pesaing yang cekatan, termasuk BPR, spesialis industri dan lembaga keuangan non-bank yang memfokuskan diri untuk menyediakan layanan khusus. Hubungan mitra-pesaing akan muncul.
  • Tenaga kerja baru. Kebutuhan akan produktifitas dan efisiensi akan menciptakan sumber tenaga kerja dan lapangan kerja baru. Namun, juga akan terjadi persaingan yang ketat untuk menyewa dan mempertahankan bakat-bakat ini.
  • Transparansi Regulasi.  Kebutuhan untuk mematuhi standar transparansi dan akuntabilitas yang ditegakkan secara global akan memaksa bank-bank untuk mengadopsi sistem-sistem dan proses-proses yang terintegrasi dan menjangkau seluruh bagian perusahaan.
  • Teknologi yang difokuskan secara tajam. Pendorong semua perubahan ini adalah teknologi yang mendukung proses pengambilan keputusan yang cepat dan akurat, serta fleksibilitas dan efisiensi operasional yang lebih tinggi. Para spesialis yang akan meraih sukses adalah mereka yang dapat menelusuri dan menganalisa kebutuhan spesifik nasabah dan memenuhinya secara cepat dengan produk-produk yang meguntungkan dan dapat diandalkan.

Dino B. Bramanto, Country Manager, Financial Services Sector, PT IBM Indonesia mengatakan penelitian ini menunjukkan apa yang harus dilakukan bank-bank saat ini agar tetap kompetitif selama sepuluh tahun yang akan datang. "Pada tahun 2015, kita akan bermain di pasar yang yang sangat berorientasi pada nasabah, didominasi oleh bank-bank besar dan penuh dengan penyedia layanan keuangan. Persaingan sengit, regulasi global dan teknologi akan mengubah struktur bank dan non-bank".

"Teknologi juga akan mendorong perubahan mendasar di disposisi tenaga kerja, yang akan mempengaruhi produktifitas, efisiensi dan profitabilitas," tutur Dino. "Tren-tren ini sudah mulai terlihat, tetapi ketika mulai melembaga, akan terjadi perubahan besar dalam kekuatan persaingan dunia perbankan global."

Empat Imperatif Strategis
Menurut IBM, perubahan pasar ini menimbulkan tantangan besar bagi bank-bank konvensional. Empat permasalahan strategis akan ditimbulkan perubahan besar ini:

  • Model bisnis yang berubah. Hal ini harus difokuskan pada manfaat yang ditawarkan kepada nasabah, yang membutuhkan alat-alat, informasi dan opsi-opsi.
  • Pertumbuhan yang terarah. Bank-bank harus mengidentifikasikan bidang usaha yang menjadi target mereka dan melayaninya. Bank-bank harus memaksimalkan efisiensi operasional – dan mengalahkan pemain baru yang cekatan – melalui kemitraan dengan penyedia spesialis.
  • Opsi tenaga kerja baru. Para penyedia layanan keuangan harus berintegrasi ke dalam struktur operasional, opsi tenaga kerja yang sangat fleksibel dan berbiaya rendah, seperti melakukan off-shoring. Tugas manajemen yang penting adalah menarik – dan mempertahankan – bakat.
  • Infrastruktur yang cekatan. Investasi TI harus difokuskan pada peningkatan daya tanggap, kelenturan dan kolaborasi yang mencapai seluruh bagian perusahaan.

Hipotek di antara produk-produk besar yang akan datang:

Namun demikian, bagaimana bank dapat memilih produk dan inovasi pasar yang terbaik untuk bisnis mereka?

Penelitian IBM mengidentifikasikan beberapa opsi bernilai tambah:

  • Hipotek. Hal ini menggambarkan kesempatan pertumbuhan yang besar dengan otomatisasi yang dapat mengurangi biaya dan inovasi yang menimbulkan berbagai penyempurnaan rantai manfaat. IBM memperkirakan bahwa biaya yang ditimbulkan hipotek akan turun dari US$1.425 di tahun 2003 menjadi US$400 di tahun 2015.
  • RFID (Radio Frequency Identification). Hal ini akan menjadi teknologi pembayaran yang unggul di pasar. Bank-bank membutuhkan portofolio inovasi pembayaran agar mereka tetap memiliki daya saing, tetapi kartu RFID diramalkan akan menunjukkan pertumbuhan yang kuat hingga tahun 2015 dengan pertumbuhan tahunan gabungan mencapai 30% dari tahun 2005.
  • Kemasan layanan. Inovasi di pengintegrasian dan penggabungan produk dan layanan akan membuahkan pertumbuhan di waktu yang akan datang dengan mendekomoditaskan penawaran yang ada. Bagi bank-bank, hal ini akan meningkatkan potensi lintas penjualan, pinjaman nasabah yang lebih tinggi, biaya pemeliharaan rekening yang lebih renah, dan resiko yang lebih kecil (karena informasi yang lebih mendalam tentang setiap nasabah).
  • Pengitegrassian Nasabah. Rekening-rekening yang terintegrasi atau rekening all-in-one, akan menggabungkan semua pinjaman  jangka pendek dan jangka panjang, layanan tunai serta tabungan. Rekening terintegrasi akan menggabungkan tabungan, hipotek dan pinjaman lain-lain.

Menurut Dino, setiap bank harus menentukan sebuah strategi yang sesuai dengan kebutuhan nasabahnya. "Bank-bank akan membutuhkan strategi khusus untuk melayani nasabahnya yang semamkin sensitif – dan semakin memegang kendali. Pendekatan inovatif terhadap desain bisnis, pengelolaan tenaga kerja dan TI akan sangat mempengaruhi keberhasilan bank di waktu mendatang".

"Nasabah bank akan menuntut lebih banyak nasehat, keamanan pribadi dan kendali atas hubungan perbankan mereka. Bank-bank akan membeli produk dan layanan dari penyedia layanan spesialis terbaik, termasuk produk dan layanan independen atau label putih lainnya dan inovasi dalam produk, proses, hubungan dan model bisnis akan menjadi jalur utama menuju pertumbuhan yang dapat dipertahankan," tuntas Dino. [G!]

Sun Microsystems mengumumkan bahwa awal tahun ini, EPA (Badan Perlindungan Lingkungan di Amerika Serikat) mendukung komitmen Sun mengurangi emisi gas rumah kaca perusahaan tersebut di Amerika hingga 20 persen pada tahun 2012. Komitmen Sun Microsystems tersebut merupakan bagian dari program Climate Leader yang dicanangkan EPA di mana Sun menjadi salah satu anggotanya.

Dicanangkan pada tahun 2002, Climate Leaders merupakan kemitraan antara pemerintah dan kalangan industri dalam membangun strategi untuk menghadapi perubahan iklim jangka panjang secara menyeluruh. Mitra yang tergabung dalam Climate Leaders berkomitmen mengurangi emisi gas rumah kaca dan memantau perkembangannya. Dengan melaporkan data inventaris tersebut kepada EPA, mitra terus menerus memantau perkembangan mereka.

Mitra-mitra tersebut menempatkan diri mereka sebagai perusahaan pemimpin yang peduli lingkungan hidup dan secara strategis menempatkan posisi mereka di industri seiring berkembangnya kebijakan terhadap perubahan iklim.

“Komitmen kami untuk mengurangi emisi gas rumah kaca melalui program Climate Leaders merupakan keputusan bisnis strategis yang mempertegas komitmen Sun terhadap pelestarian lingkungan dan meningkatkan efisiensi kegiatan operasional kami,” kata David Raduziner, senior director workplace resources, Sun Microsystems.

Contoh kepemimpinan Sun dalam menghadapi kepedulian terhadap lingkungan tercermin melalui serangkaian produk serta program internal Sun, seperti Sun iWork Strategy, yaitu program untuk memfasilitasi para karyawan yang bekerja di lapangan. Program ini menawarkan karyawan alternatif bekerja dari jarak jauh sehingga mereka tidak perlu banyak menghabiskan waktu perjalanan dengan mobil sehingga akan mengurangi dampak polusi bahan bakar.

Program ini baru-baru ini dinobatkan sebagai salah satu lima program lingkungan terbaik dari seleksi tahunan EPA atsas The Best Workplaces for Commuters. Usaha tersebut demikian berhasil sehingga Sun bahkan mengembangkan Sun OpenWork Practice untuk membantu pelanggan mengembangkan sistem serupa, menciptakan suasana bekerja secara fleksibel bagi para karyawan mereka.

Selain itu, Sun telah meluncurkan prosesor UltraSPARC T1 akhir tahun lalu, yaitu prosesor pertama yang ramah lingkungan, dengan terobosan teknologi dari sisi tenaga, sistem pendingin, dan kinerja yang mencerminkan komitmen perusahaan yang tinggi terhadap pelestarian lingkungan.

IBM memperkenalkan delapan server System p5 baru, termasuk yang dilengkapi prosesor POWER 5+ tercepat dan terobosan baru teknologi Quad-Core Module. Server-server IBM System p5 dan eServer™ p5, yang menduduki peringkat pertama di lebih dari 70 tolak ukur, menawarkan tingkat performa sistem menengah yang lebih tinggi namun dengan harga yang lebih terjangkau.

Hal ini memungkinkan pelanggan, baik besar maupun SMB, lebih mudah memanfaatkan kemampuan virtualisasi dan performa yang dimiliki server-server IBM System p.

Selain itu, IBM juga memperkenalkan server IBM System p5 570 yang memecahkan rekor performa pemrosesan transaksi di kelas sistem 16-inti. Server ini mampu mencapai 1.025.169 tpmC (transaksi per menit) di tolak ukur TPC-C.

Performa ini melampaui performa TPC-C server HP Superdome 64-inti yang menjalankan HP-UX dan tiga kali lipat performa HP Integrity rx86203 16-inti yang setara. Dengan menggunakan teknologi prosesor POWER5+ baru dengan kecepatan 2,2GHz, server p5-570 memperluas opsi yang dimiliki klien untuk aplikasi database besar, ERP, CRM dan pengkonsolidasian server.

IBM juga memperkenalkan tiga sistem baru dengan modul 4-inti satu-satunya di industri komputasi – teknologi POWER5+ Quad Core Module (QCM) – sehingga dapat menciptakan jajaran sistem QCM yang lengkap, mulai dari server 2U dengan 4-inti hingga server 8U dengan 16-inti. Server System p5 560Q menawarkan performa POWER5+ 16-inti yang lebih tinggi dalam paket yang lebih murah, menciptakan manfaat luar biasa di segmen sistem menengah.

Dengan teknologi Quad Core Module ini, server p5-560Q mengalahkan performa sistem 16-inti pesaing yang menjalankan aplikasi bisnis Java™, sehingga membuatnya pilihan yang ideal untuk mengimplementasikan aplikasi Web atau aplikasi database skala menengah dan besar.

“Sistem UNIX® IBM telah memimpin industri standar benchamarck untuk price performance selama lima tahun terakhir sehingga membawa IBM di posisi puncak di pasar yang sangat kompetitif ini,” tutur Ruhryanto Nugroho, Country Manager System p, System and Technology Group, PT IBM Indonesia. [G!]

Nortel Rilis Secure Router

23, March, 2006

Nortel meluncurkan Secure Router untuk memperluas manfaat konvergensi tidak hanya kantor pusat namun menjangkau kantor-kantor cabang. Produk baru ini didesain untukjaringan enterprise yang kaya fitur dan sempurna untuk mendukung berbagai aplikasi real-time penting termasuk aplikasi-aplikasi data, suara, video dan streaming media.

Jajaran produk Nortel Secure Router 1000 terdiri dari seri 1001, 1002 dan 1004 yang dirancang untuk penggunaan di kantor-kantor kecil dan kantor cabang, serta Secure Router 3120 untuk kantor cabang berskala menengah. Selain mudah dalam pemasangan dan interoperabilitas, Nortel Secure Router memberikan kinerja dua kali lebih tinggi dengan biaya 25 persen lebih rendah dibanding menggunakan router dari vendor lain.

“Jajaran produk ini memiliki layanan kaya fitur dan keamanan untuk pelanggan kami, serta menghadirkan berbagai kemampuan yang dimiliki kantor pusat di kantor cabang,” ujar Aziz Khadbai, general manager, Converged Data Networks.

“Kami telah menggunakan Nortel Secure Router 1004 dan Business Communication Manager di kantor-kantor cabang kami,” ujar Lisa J. Harris, senior vice president and chief information officer, Gevity. Gevity, yang berpusat di Bradenton, Florida yang memiliki kantor cabang di seluruh Amerika Serikat, menyediakan solusi-solusi pengelolaan karyawan secara insource untuk bisnis skala kecil dan menengah.

Nortel membeli Tasman Networks senilai $99,5 juta untuk menyediakan solusi konvergensi end-to-end yang lengkap dan melengkapi portofolio secure router yang telah dimiliki Nortel bagi kebutuhan kantor cabang. Akuisisi Tasman Network telah selesai dilakukan pada 24 Februari 2006.

gadget_network.jpg Cisco Systems mengumumkan perluasan pada arsitektur Internet Protocol Next-Generation Network (IP NGN) dengan produk-produk terbarunya untuk portofolio Carrier Ethernet. Arsitektur ini menawarkan kepada para penyedia layanan sejumlah pilihan implementasi yang fleksibel dengan menggabungkan beragam manfaat produk dan teknologi optik, routing dan switching.

Secara khusus, Cisco memperkenalkan seri Ethernet Switch Cisco ME 6500 dan Cisco ONS 15310 Metro Access (MA) multiservice provisioning platform (MSPP), yang menghadirkan layanan Carrier Ethernet pada jaringan optik yang sinkron atau infrastruktur-infrastruktur SONET.

Cisco ME 6500 Series memiliki daya kinerja tinggi, banyak fitur dan kemampuan switch Ethernet yang dapat diimplementasikan baik di layer akses maupun agregasi dari suatu jaringan penyedia layanan.

Produk yang dirancang khusus untuk kebutuhan penyedia layanan dan dibuat berdasarkan teknologi Cisco Catalyst 6500 ini merupakan switch Carrier Ethernet pertama di industri yang mampu mengoptimalkan layanan triple play (video, suara dan data) serta virtual private network (VPN) kelas bisnis yang berjalan melalui jaringan fiber optik.

Tren koneksi Internet saat ini mengarah kepada integrasi antara layanan suara, video, data dan mobilitas. Percakapan suara, pertukaran data atau e-mail, melakukan pengunduhan atau mendengarkan musik dan video, tidak hanya terjadi ketika pengguna berada di kantor atau di rumah saja, tetapi juga di perjalanan dan di mana pun.

IDC melaporkan dominasi Cisco di pasar Carrier Ethernet mencapai 65,3 persen, sedangkan Infonetics Research mencatat sebesar 68 persen dan Ovum-RHK 66 persen. Cisco juga telah menunjukkan pengadopsian pelanggan terhadap produk dan teknologi Carrier Ethernet di seluruh dunia, melalui sejumlah kerjasama dengan penyedia layanan seperti BellSouth, Neuf Telecom, SBC, Softbank BB Corporation, Swisscom, Tata VSNK dan TeliaSonera.

IBM mengumumkan piranti lunak keamanan baru untuk membantu perusahaan kecil dan menengah mengatasi berbagai ancaman keamanan seperti serangan dari dalam dan mengotomatisasikan proses ketaatan terhadap peraturan (compliance).

Piranti lunak Tivoli Identity Manager Express memberikan perusahaan-perusahaan kecil, kemampuan pengelolaan identitas kelas enterprise, tetapi dengan versi yang lebih terjangkau dan dapat diinstal dan dikelola oleh orang awam sekalipun.

Perusahaan-perusahan kecil, seperti halnya perusahaan-perusahaan besar, juga rentan terhadap ancaman keamanan, apalagi mereka tidak memiliki anggaran atau staf yang memadai untuk mengelola suatu sistem pengelolaan identitas untuk mengendalikan siapa saja yang dapat mengakses informasi perusahaan.

Keseluruhan sistem keamanan mereka mungkin hanya terdiri dari berbagai piranti lunak antivirus atau firewall jaringan. Hal ini mengakibatkan “pintu belakang digital” mereka terbuka lebar bagi pekerja yang sudah dipecat atau pekerja kontrak yang tidak jujur, sehingga mereka dapat mengakses informasi keuangan atau rahasia perusahaan.

Menurut penelitian IBM, serangan dari dalam diperkirakan akan menjadi ancaman keamanan terbesar di tahun 2006 karena para kriminal tidak lagi melakukan hacking dari “pintu depan”, melainkan memanfaatkan rekening pengguna yang belum ditutup karena terjadinya perubahan bisnis seperti pemecatan seperti PHK, merger dan akuisisi.

Piranti IBM yang baru ini membantu mencegah terjadinya serangan dari dalam dengan memblokir mereka agar tidak dapat menggunakan nama pengguna dan rekening pengguna yang belum ditutup perusahaan. Menurut penelitian IBM, lebih dari 60 persen rekening pengguna terdiri dari apa yang disebut sebagai “rekening tak bertuan”.

Dengan Tivoli Identity Manager Express, perusahaan-perusahaan kecil dapat menghapus rekening-rekening tak bertuan tersebut dengan memberikan para manajer kemampuan mengendalikan siapa saja yang boleh mengakses informasi dan senantiasa memeriksa daftar rekening pengguna, apakah sesuai dengan informasi pekerja yang terkini.